Oleh: kavung | Januari 27, 2008

Daya Tarik Berbisnis Sendiri

Dunia bisnis dewasa ini memiliki daya tarik (attractiveness) yang tinggi bagi yang lahir pada pada tahun 1970-an. Bisnis merupakan salah satu pilihan karier yang begengsi bagi kaum muda yang progresif terhadap masa depan mereka sendiri, berwawasan luas, berpikir rasional, cendrung berwatak risk taker dan memiliki optimisme tinggi. Tidak sedikit diantara mereka telah mengantungi simbol – simbol sukses pada akhir usia 20-an atau awal 30-an; bisnis yang lancar, menguntungkan dan likuid dan tentu mereka memiliki segalanya

Namun disisi lain, adapula yang masih berjuang meniti jalannya sebelum suatu saat kelak kesuksesan akan mereka petik. Mereka harus bekerja keras sepanjang hari mempertaruhkan segalanya agar usahanya dapat berkembang. Mereka bersusah payah namun belum menikmati hasilnya. Pertanyaannya; mengapa mereka tetap bertahan dan berusaha konsisten di jalur bisnis ??

Kesempatan untuk menjadi kaya  adalah alasan mayoritas di antara mereka. Dengan pertimbangan jika mereka bekerja dengan gaji Rp. 3 juta pada 5 tahun pertama, kemudian meningkat dua kali lipat setiap 5 tahun, maka penghasilan total dalam 10 tahun kedepan adalah Rp. 540 juta. Padahal seorang pengusaha kecil saja mampu meraih omzet sebesar itu hanya dalam satu bulan. Jika profitnya 20 %, sebuah asumsi yang konservatif sang pengusaha kecil tadi meraup profit 1 tahun setara dengan gaji yang di peroleh selama 20 tahun bekerja. Jad, terlihat jauh sekali perbedaannya.

Kebebasan adalah daya tarik utama bagi banyak orang. Kebebasan di sini mengandung arti sangat luas. Yang jelas, seorang pengusaha memiliki keleluasaan yang lebih untuk mengatur sumber daya yang di miliki.

Berbisnis memberikan anda kemungkinan untuk “melipat” waktu bekerja dan berusaha agar tidak gulung tikar


Tanggapan

  1. test ach..kalo dah bisa delete yach


Beri tanggapan

Your response:

Kategori