Oleh: kavung | Februari 6, 2008

Kekuatan Dalam Diam

Ternyata diam merupakan kekuatan manusia dan alam semesta yang luar biasa. Dengan demikian pribahasa tua yang relevan dengan kekuatan hakiki keadaan “diam”  bisa di sebutkan; Air tenang menghanyutkan, tong kosong nyaring bunyinya, air beriak tanda tak dalam kata orang seberang sih…silence is golden.

Seorang pelawak tanpa berbicara apapun naik di atas panggung penonton tertawa entah apa yang di tertawakan pada si pelawak apakah wajahnya memang lucu saat dia diam?? entahlah…… Pada jaman kerajaan banyak para raja – raja mencari kekuatan dalam diam yaitu BERTAPA dengan “diam” mereka mendapat kesaktian.

Bahkan ketika kita berdoa dan bersimpuh di hadapanNya, sejuta pikiran kita, nafsu kita, harapan kita, mimpi kita, berhamburan keluar dari mulut kita dan kita sibuk dengan diri kita dengan sejuta keresahan, permintaan, dan seterusnya. Kita sulit diam di hadapanNya. Tatkala kita banyak berbicara di hadapan Tuhan maka Dia akan jadi Sang Pendiam! Padahal jika kita dengan rendah hati dan iklas mau diam dihadapanNya setidaknya kita dapat mendengar suaraNya, apa kehendakNya, rencanaNya terhadap kita dan kita bisa duduk berhadap – hadapan denganNya dalam keadaan sama – sama diam dan rasakan betapa ringan, lega atau  ”plong” rasa sesak di dada

Agar sesak di dada hilang maka dengan hati yang tulus kukatakan  padaMu keletihan jiwa dan ragaku


Tanggapan

  1. religius banget. aku diam, mereka tertawa. aku lucu kali ya. :lol:

  2. Di dunia ini gak ada yang diam, semua bergrak dan gerakannya memutar berlawanan dengan arah jarum jam.
    mulai dari yang kecil (bahkan lebih kecil lagi) sampai yang besar (bahkan lebih besar lagi)
    Itu kalau anda bisa mengatahuinya. dan mencari tahu tentang hal tersebut.
    dalam diam pertapa juga sebetulnya dia bergerak, darahnya mengalir otaknya berputar tubuhnya bergetar.

  3. diam…bermakna bukan dalam arti tidak bergerakkah? atau benar2 diam?
    tulisannya lumayan, mudah dimengerti makna nya…asal bukan diam2 menghanyutkan ya..hehehhee..

  4. hmm bagus juga n kayak ahlinya bikin tulisan, perlu ditambahin, dalam diam kita tafakur n menganalisa diri,

  5. diam memang emas…tapi ..jangan diam terus..:d

  6. hai mba selamat malam bgmn kabarnye,,,,makasih ya mba da ngajarin saya buatin,,blog,,,

  7. hemm..menarik sekali article tentang diam, diam seperti apakah? apakah sekedar diam yang biasa kita lakukan? ataukah diam berada di kosong maksudnya adalah berada di titik quantum? karena berada di titik diam quantum maka otak akan mulai membentuk alfa dan beta. berada di titik quantum artinya kita berada di suatu titik dimana segala sesuatunya berasal dari yang tiada menjadi ada.Disaat diam begini biasanya kekuatan atau keajaiban akan muncul. thx

  8. Bener mas Erwin

  9. Diam Bukan berarti Emas dan Diam bukan bearti tidak bisa saat kita diam mampu menghasilkan sesuatu yang luaar biasa
    kali ya

  10. mbak kalau diantaranya diam, bagaimana ada kontak…? semua diam bagaimana hubungan..?
    bila tuhan berbicara, maka sepatutnyalah kita yang diam………
    bila manusia yang bicara maka sebagai tempat pengaduan, sudah selayaknya bila tuhan diam untuk mendengar keluhan manusiaaa….
    kalau keduanya bicara, nanti siapa yang mendengar dari kata-kata mereka…?
    (, dalam diam kita tafakur n menganalisa diri,) joey
    tul kang joey…..
    dalam diam tubuh yaaaaaaaaa(bukan mati loooooo), namun bagi ruhanii merupakan suatu proses pencarian kebenaran dengan akal atau ruh seseorang membumbung tinggi menyibak kebuntuan akal dan ruh terhadap kebenaran yang bagai fatamorgana…. dengan menganalisa dan memikir ulang seluruh aktifitas harian manusia, dan berusaha menyimpulkannya terhadap kehidupan hari esok dengan target pembenahan dan kemajuan atau menapaki tingkatan lebih tinggi,,,,maka akal atau ruh manusia akan semakin terbiasa dengan usaha berfikir yang sempurna dan arif….
    tafakkur atau berani berfikir untuk mencari dan mendukung serta berada dalam kebenaran dan juga mengikutinya merupakan kekuatan yang maha dahsyat, dimana malaikat dan jin tidak mampu mengimbanginya walaupun mereka berupaya menandingi usaha manusia itu dengan upaya seumur dunia……hehehehhehehe

  11. “Dalam diam, tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Amin


Beri tanggapan

Your response:

Kategori