Oleh: kavung | Februari 18, 2008

CINTA di titik OMEGA

Konon, ada cerita seorang pemuda tampan bernama Narsissus. Nyaris tak terhitung gadis – gadis ayu yang jatuh hati padanya. Namun pemuda tampan itu tak bergeming sedikit pun. Tampaknya tak seorang pun yang tahu bahwa Narcissus mempunyai hobi yang unik. Pemuda itu paling suka duduk berjam-jam termenung di tepi kolam yang airnya jernih. Di negeri dewa-dewi air kolam melebihi kebeningan cermin.

Hari demi hari orang-orang dan para gadis belum ada juga yang tahu, bahwa pemuda tampan itu ternyata sangat gemar menatapi dan mengagumi wajahnya sendiri yang memantul dari kolam yang jernih. Pendek kisah, Narcisius telah jatuh cinta pada dirinya sendiri. Oleh karena itu yang seharusnya indah berujung tragis dan melankolis. Narcissus akhirnya mati tercebur kolam sewaktu lupa diri “memandangi dan mencintai” wajah dan dirinya sendiri.

Hmmm………apa ya….makna dari kisah sedih ini:(


Tanggapan

  1. ini cerita asal usul istilah narsis ya!!!

    saya pernah baca di majalah beberapa waktu lalu…

  2. Boleh dikatakan iya, cerita ini sangat bermakna aku kutip dari sebuah buku :)

  3. sumber bukunya di sertain dong…

  4. wah martha jadi filsafat handal,, keren bu!!

  5. Bagus dech aq terkesan juga.

  6. aku yang ndak tahu makna kata ingin niiih bertitik-titik,,,,hehehehhhe
    klo aku yang jadi narsisus…. duuuh dah aku tinggal tuuu kolam ,,,, kecuali aku buat mandi dan nangkap ikannya…maklum lapar klo habis berenang…hehehehehhehe
    naaah klo ada cewek,,,,aku langsung daaaah keluar dari kolam….berkenalan…dan tahu sendiri tooooo kelanjutannyaaaaa..ahahhahha
    setampan apa diriku…?
    secantik apa diriku…?
    apalah gunanya diri ini bila harus seorang diri…?
    dari mana kan bernilai bila tanpa berguna dan bertindak…?
    buat apa bercinta diri bila tak mampu memahami mahluk lain…?
    dari mana ada cinta sedangkan dirinya tiada mengerti apa, bagaimana, untuk apa, dari mana, kemana dan mengapa dirinya ada …?
    dengan mengenal sebesar mungkin potensi diri terhadap peristiwa dan hukum alam maka sang insan akan kebutuhan dirinya terhadap cinta kepada sang mahluk tuhan…untuk meraih cinta abadi sang pecinta..yakni tuhan semesta alam….maaf niiih bertitikku tidak nyambung …hehehehehehe…


Beri tanggapan

Your response:

Kategori